Call Center
031-592-4000
Background Image

Artikel

GIGI BUNGSU GAGAL TUMBUH (IMPAKSI), APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

Kamis, 18 Juni 2026 10:52 WIB     Health Info

Oleh : drg. GATOT BAYDOWI, Sp. BM

Definisi

Gigi Impaksi adalah keadaan ketika satu atau lebih gigi bungsu gagal tumbuh atau erupsi ke dalam rongga mulut karena terhalang oleh struktur sekitarnya, seperti tulang rahang, gigi sebelah dan jaringan lunak gusi. Dalam keadaan normal, gigi akan tumbuh mencapai posisi fungsional di lengkung rahang. Namun, pada kasus impaksi, proses ini terhambat, sehingga gigi tetap terperangkap sebagian atau sepenuhnya di bawah permukaan gusi. Jenis gigi yang paling sering mengalami impaksi adalah gigi molar ketiga atau gigi geraham bungsu (third molars) rahang bawah diikuti molar ketiga rahang atas, yang biasanya mulai tumbuh pada usia remaja akhir hingga awal usia 20 tahunan. Karena pada usia tersebut masa pertumbuhan rahang berlanjut namun ruang sering kali terbatas, gigi bungsu tidak memiliki cukup tempat untuk tumbuh dengan posisi yang benar, sehingga berisiko tinggi mengalami impaksi.

Gigi impaksi bisa terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan arah pertumbuhan dan tingkat keterbenaman gigi yaitu :

1. Impaksi Vertical : gigi tumbuh tegak lurus tetapi tidak berhasil menembus gusi sepenuhnya.

2. Impaksi Mesioangular : gigi tumbuh miring ke arah gigi di depannya.

3. Impaksi Horizontal : gigi tumbuh menyamping dan sejajar dengan gigi lainnya.

4.  Impaksi Distoangular : gigi tumbuh miring ke arah belakang rahang.

Kondisi ini umumnya bisa tidak menimbulkan gejala (impaksi tanpa keluhan), tetapi dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulut seperti nyeri, infeksi, bengkak, bau mulut, kesulitan mengunyah, hingga kerusakan gigi. Maka deteksi dini melalui keluhan pasien, pemeriksaan klinis maupun penunjang berupa  Rontgen misalnya panoramik. Maka konsultasi ke dokter gigi sangat penting untuk menentukan apakah gigi impaksi perlu dipantau atau harus segera dicabut.

 

Penyebab

Beberapa faktor yang menyebabkan gigi Impaksi antara lain :

1.   Faktor lokal diantaranya ruang rahang yang tidak cukup.

2.   Faktor sistemik berupa kelainan pertumbuhan gigi

3.   Faktor genetik Ketidakseimbangan struktur rahang dan gigi.

 

Gejala

Gigi impaksi sering tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan gangguan  bila dibiarkan. Gejalanya meliputi :

1.   Nyeri atau rasa tidak nyaman di area belakang rahang.

2.   Gusi bengkak atau kemerahan.

3.   Bau mulut dan rasa tidak enak di mulut.

4.   Kesulitan membuka mulut.

5.   Sakit kepala atau nyeri yang menjalar ke telinga.

6.   Infeksi berulang di sekitar area gigi bungsu.

 

Faktor Risiko

Berikut beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya gigi impaksi :

1.   Kurangnya ruang di rahang.

2.   Pertumbuhan gigi yang tidak normal.

3.   Usia.

4.   Faktor genetik (craniofacial syndroma).

5.   Kepadatan gigi (crowding).

6.   Kebiasaan mulut waktu kecil.

7.   Kondisi kesehatan tertentu.

 

Penanganan

Penanganan gigi impaksi bergantung pada tingkat keparahan dan gejala yang muncul. Langkah-langkah yang dilakukan :

1.  Observasi, apabila gigi impaksi tidak menimbulkan gejala, dokter gigi mungkin akan memantau secara berkala dengan Rontgen.

2.  Pemberian obat, untuk meredakan nyeri atau infeksi, dokter dapat memberikan obat penghilang rasa sakit atau antibiotik.

3.  Tindakan pencabutan dgn bedah (odontektomi), prosedur ini sering disarankan jika gigi impaksi menyebabkan nyeri, infeksi atau risiko komplikasi. Penatalaksanaannya dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut dengan anestesi lokal atau umum.

 

Komplikasi

Jika tidak ditangani dengan baik gigi Impaksi dapat menyebabkan :

1.  Infeksi berlanjut ke bengkak

2.  Kista terinfeksi.

3.  Kerusakan gigi sebelahnya.

4.  Penyakit gusi dan karies.

 

Pencegahan

Meskipun tidak selalu bisa dicegah, anda dapat meminimalkan risiko gigi impaksi dengan :

1.  Melakukan pemeriksaan gigi secara rutin (setiap 3-6 bulan).

2.  Screening / Melakukan Rontgen gigi di usia remaja untuk melihat potensi Impaksi gigi bungsu.

3.  Menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik.

Jadi Gigi impaksi adalah masalah umum yang bisa menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan pemeriksaan rutin dan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat dicegah atau diatasi dengan baik. Jika anda mengalami gejala yang mengarah ke gigi impaksi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter gigi atau dokter spesialis bedah mulut..

 

Customer Service