Call Center
031-592-4000
Background Image

Artikel

PUASA PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR (Pertimbangan Medis dan Keamanan Berpuasa)

Jumat, 20 Februari 2026 08:55 WIB     Info Kesehatan

Oleh: dr. Triningsih Savitri, Sp.JP.(K), FIHA.

 

A. Pengertian Puasa

Puasa adalah ibadah menahan makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam dilaksanakan terutama pada bulan Ramadan menyebabkan perubahan pola makan, minum, aktivitas, dan jadwal obat perlu perhatian khusus pada pasien dengan penyakit jantung

B. Apa Itu Penyakit Kardiovaskular?

Penyakit kardiovaskular adalah gangguan pada jantung dan pembuluh darah, antara lain:

1. Penyakit jantung coroner

2. Gagal jantung

3. Gangguan irama jantung (aritmia)

4. Hipertensi (tekanan darah tinggi)

C. Apakah Pasien Jantung Boleh Berpuasa?

1. boleh berpuasa jika:

2. Kondisi stabil : tidak ada nyeri dada, sesak napas

3. Tekanan darah terkontrol

D. Sebaiknya tidak berpuasa jika:

1. Nyeri dada sering kambuh

2. Gagal jantung berat

3. Tekanan darah tidak terkontrol

4. Baru mengalami serangan jantung

E. Manfaat Potensial Puasa (Jika Stabil)

1. Membantu mengontrol berat badan

2. Memperbaiki kadar kolesterol

3. Membantu pengendalian tekanan darah

4. Meningkatkan disiplin pola makan

F. Tantangan Saat Berpuasa

1. Perubahan jadwal minum obat

2. Risiko dehidrasi

3. Pola makan berlebihan saat berbuka

4. Gangguan keseimbangan tekanan darah

G.  Pengaturan Obat Saat Puasa

1. Obat dapat dijadwalkan saat sahur dan berbuka

2. Beberapa obat perlu penyesuaian dosis atau waktu : contoh obat diuretik diberikan saat berbuka puasa

3. Pengawasan dokter sangat penting

4. Kepatuhan minum obat tetap prioritas utama

H. Pola Makan yang Dianjurkan

1. Saat berbuka dan sahur:

2. Konsumsi air putih cukup

3. Hindari makanan tinggi garam dan lemak

4. Batasi gorengan dan makanan manis

5. Pilih sayur, buah, protein rendah lemak

6. Makan secukupnya, tidak berlebihan

I.  Aktivitas Fisik

1. Tetap lakukan aktivitas ringan

2. Jalan santai setelah berbuka

3. Hindari aktivitas berat di siang hari

4. Istirahat cukup

J. Tanda Bahaya (Segera Batalkan Puasa)

1. Nyeri dada

2. Sesak napas berat

3. Pusing hebat atau hampir pingsan

4. Jantung berdebar tidak teratur

5. Kelelahan ekstrem

K. Kesimpulan

1. Puasa pada pasien kardiovaskular bersifat individual

2. Pasien stabil dapat berpuasa dengan pengawasan

3. Pasien tidak stabil sebaiknya menunda puasa

4. Konsultasi dokter sebelum Ramadan sangat dianjurkan

 

Customer Service