Call Center
031-592-4000
Background Image

Berita

Aksi Unik Gatotkaca Miber: Ratusan Pasien RSUD Haji Jatim Diingatkan Tolak Gratifikasi

Senin, 31 Agustus 2026 10:53 WIB     Ragam Kegiatan

Suasana Ruang Tunggu Instalasi Rawat Jalan Lantai I RSUD Haji Provinsi Jawa Timur tampak berbeda dari biasanya pada Senin (31/8/2026). Tim Inovasi Gatotkaca Miber menggelar kegiatan penyuluhan anti-korupsi yang dikemas secara interaktif untuk menyapa ratusan pasien dan anggota keluarga yang sedang menunggu antrean pelayanan kesahatan. Kehadiran tim inovasi ini sukses menyedot perhatian publik di area poliklinik sejak pagi hari.

Sosialisasi penegakan integritas tersebut disampaikan langsung oleh Masrur selaku Pelaksana Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Pembantu RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya, Masrur menegaskan bahwa seluruh jajaran pimpinan hingga staf rumah sakit telah mengikrarkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan pelayanan publik. Rumah sakit berkomitmen penuh menciptakan lingkungan kerja yang transparan, profesional, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Masrur menekankan bahwa seluruh pegawai RSUD Haji Provinsi Jawa Timur dilarang keras menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari masyarakat pengguna layanan. Pemberian uang ucapan terima kasih, barang, maupun fasilitas khusus termasuk dalam kategori gratifikasi yang wajib dihindari. Komitmen ini menjaga prinsip kesetaraan dan keadilan dalam memberikan Pelayanan Kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Oleh karena itu, pihak rumah sakit mengimbau secara tegas kepada seluruh masyarakat dan pengunjung untuk turut mendukung zona integritas ini. Pasien dan keluarga imbau untuk tidak memberikan imbalan atau hadiah dalam bentuk apa pun kepada petugas atas pelayanan yang diterima. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai budaya memberi yang dapat memicu potensi pelanggaran korupsi di area fasilitas umum.

Kegiatan penyuluhan makin semarak dengan hadirnya ikon Tokoh Gatotkaca yang mendampingi Masrur selama sesi sosialisasi berlangsung. Karakter pahlawan pewayangan yang melambangkan keberanian dan keadilan tersebut membagikan pesan-pesan edukatif secara ramah. Pendekatan persuasif dan berbudaya ini dinilai efektif membuat pesan moral anti-korupsi lebih mudah diterima oleh masyarakat luas. Humas Red.

Customer Service