Call Center
031-592-4000
Background Image

Berita

Gubernur Jawa Timur Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Grahadi, Tekankan Kebangkitan Ekonomi dan Digital

Rabu, 20 Mei 2026 11:33 WIB     Ragam Kegiatan

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur memimpin secara langsung Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu pagi (20/5/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jawa Timur, pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi, perwakilan TNI/Polri, serta sejumlah elemen mahasiswa dan pelajar. Pegawai RSUD Haji Provinsi Jawa Timur mengikuti upacara secara daring melalui link Youtube yang disediakan oleh Dinas Kominfo Jawa Timur. Peringatan tahun ini mengusung semangat pemulihan yang tangguh dan akselerasi digital di segala lini kehidupan masyarakat.

Dalam amanatnya, Gubernur Jawa Timur membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang menekankan pentingnya memaknai rekam jejak sejarah perjuangan bangsa. Ia menyampaikan bahwa momentum yang dirintis oleh organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 harus terus menyala di dada generasi masa kini. Di tengah era disrupsi teknologi, kebangkitan nasional tidak lagi diukur dari perjuangan fisik, melainkan dari sejauh mana bangsa ini mampu menguasai inovasi dan kreativitas.

Secara khusus, Gubernur menyoroti capaian makroekonomi Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif pasca-pandemi global beberapa tahun lalu. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor industri besar, yang menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Provinsi Jawa Timur dinilai sukses mempertahankan posisinya sebagai lokomotif ekonomi nasional berkat sinergi yang kuat antara pemerintah dan rakyat.

"Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah alarm pengingat bahwa Jawa Timur memiliki modal sosial yang luar biasa untuk menjadi pionir transformasi digital dan kemandirian ekonomi di Indonesia," tegas Gubernur dalam pidatonya.

Selain fokus pada pemulihan ekonomi, upacara Harkitnas kali ini juga menjadi ajang refleksi pentingnya pemerataan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di pelosok Jawa Timur. Gubernur menekankan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus dibarengi dengan peningkatan literasi digital masyarakat. Hal ini bertujuan agar digitalisasi membawa dampak inklusif, yang dapat memangkas kesenjangan sosial antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan paduan suara yang membawakan lagu-lagu nasional bernuansa patriotik, membakar semangat nasionalisme para peserta yang hadir. Sejumlah penghargaan prestasi juga diserahkan secara simbolis oleh Gubernur kepada tokoh-tokoh masyarakat, pemuda inspiratif, dan aparatur sipil negara yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa bagi kemajuan Provinsi Jawa Timur sepanjang tahun lalu.

Upacara peringatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Timur, agar selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi tantangan global masa depan. Melalui momentum Harkitnas 2026 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong-royong, berinovasi, dan melangkah bersama menuju Indonesia Emas 2045. Humas Red.

 

Customer Service