Call Center
031-592-4000
Background Image

Berita

RSUD Haji Jatim Gelar Bimbingan Akreditasi Starkes Bersama KARS, Targetkan Pertahankan Predikat Paripurna

Rabu, 06 Mei 2026 11:33 WIB     Ragam Kegiatan

SURABAYA – Dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Haji Provinsi Jawa Timur secara resmi menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Akreditasi Standar Akreditasi Rumah Sakit Kemenkes (Starkes). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 5 hingga 6 April 2026 ini, menghadirkan tim ahli dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai pembimbing utama dalam mempersiapkan rumah sakit menghadapi siklus penilaian mendatang.

Kegiatan bimbingan ini dibuka secara resmi oleh Direktur RSUD Haji Provinsi Jawa Timur, dr. Tauhid Islamy, SpOG, Subsp. K. Fm. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah komitmen nyata dalam budaya keselamatan pasien. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan momentum bimbingan ini guna menyempurnakan implementasi standar pelayanan di setiap lini rumah sakit.

Hadir sebagai pembimbing tunggal dari KARS adalah dr. Djoti Atmodjo, Sp.A. MARS, FISQua, CHt, CH. Med. Beliau dikenal sebagai pakar yang memiliki keahlian mendalam dalam manajemen rumah sakit dan kualitas pelayanan kesehatan. Selama dua hari, dr. Djoti memberikan arahan strategis, melakukan telaah dokumen, serta memberikan simulasi telusur lapangan untuk memastikan setiap instrumen akreditasi telah terimplementasi dengan baik sesuai regulasi terbaru.

Peserta bimbingan terdiri dari Tim Akreditasi RSUD Haji Provinsi Jawa Timur beserta seluruh Kepala Unit Kerja di lingkungan rumah sakit. Keterlibatan para kepala unit ini dinilai krusial, mengingat mereka adalah garda terdepan yang menggerakkan operasional harian. Diskusi interaktif pun terjadi selama sesi bimbingan, di mana para peserta berkonsultasi mengenai tantangan teknis dalam memenuhi indikator-indikator Starkes yang dinamis.

Fokus utama dari bimbingan ini adalah untuk mematangkan persiapan menjelang Reakreditasi yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026 mendatang. Dengan waktu persiapan yang tinggal sedikit, RSUD Haji melakukan akselerasi dalam perbaikan sarana, prasarana, hingga pembaruan Standar Prosedur Operasional (SPO) agar selaras dengan ekspektasi penilaian dari tim surveyor nantinya.

Manajemen RSUD Haji Provinsi Jawa Timur memiliki ambisi besar untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya. Pada periode akreditasi terakhir, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini berhasil meraih predikat Paripurna, yang merupakan tingkat kelulusan tertinggi dalam penilaian akreditasi rumah sakit. Predikat ini menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab moral bagi seluruh staf untuk tetap memberikan layanan prima.

Melalui bimbingan intensif ini, diharapkan seluruh komponen rumah sakit memiliki kesiapan mental dan teknis yang matang. RSUD Haji Provinsi Jawa Timur optimis bahwa dengan kerja keras dan koordinasi yang solid antarunit kerja, target untuk kembali meraih sertifikasi Paripurna pada akhir Juni mendatang dapat tercapai demi kepuasan dan kepercayaan masyarakat Jawa Timur. Humas Red.

Customer Service