Berita
RSUD Haji Provinsi Jawa Timur Rayakan Milad ke-33: Menuju Pelayanan Berbasis Digital
SURABAYA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Provinsi Jawa Timur hari ini resmi menginjak usia ke-33 tahun pada Jumat, 17 April 2026. Momentum bersejarah ini diperingati sebagai pengingat dedikasi panjang rumah sakit yang pertama kali diresmikan pada 17 April 1993 oleh Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto. Sejak saat itu, RSUD Haji terus bertransformasi menjadi salah satu pilar layanan kesehatan utama bagi masyarakat Jawa Timur.
Rangkaian peringatan Milad ke-33 ini diawali dengan pelaksanaan Apel Pagi yang berlangsung khidmat di halaman rumah sakit. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 pegawai, mulai dari jajaran manajemen, tenaga medis, Perawat, Bidan, Nakes Lain dan tenaga admin seta mahasiswa.. Suasana apel terasa penuh semangat kebersamaan, mencerminkan soliditas seluruh elemen rumah sakit dalam menyambut tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Direktur RSUD Haji Provinsi Jawa Timur, dr. Tauhid Islamy, Sp.OG, Subsp. K.FM, bertindak langsung sebagai pemimpin apel. Dalam amanatnya, beliau memberikan pesan yang menggugah motivasi seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa pada usia yang sudah berkepala tiga ini, RSUD Haji sudah melewati fase pencarian jati diri dan kini berada pada posisi yang mapan secara institusional.
"Di usia 33 tahun, RSUD Haji Provinsi Jawa Timur bukan lagi mencari identitas atau mencari nama. RSUD Haji sudah punya nama besar, dan sekarang adalah saatnya bagi kita untuk start-up dengan mengembangkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,yang berbasis Digital" tegas dr. Tauhid di hadapan para pegawai.
Selain menyoroti rencana pengembangan layanan ke depan, dr. Tauhid juga mengapresiasi capaian prestasi yang telah diraih. Salah satu tonggak sejarah yang membanggakan adalah keberhasilan RSUD Haji meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2025 lalu. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam menjaga integritas dan kualitas pelayanan publik yang transparan serta akuntabel.
Dalam rangkaian apel pagi tersebut juaga ada pemberian hadiah kepada 12 pegawai terbaik dengan empat katagori yaitu tenaga medis, perawat bidan, Nakes lain dan tenaga anministrasi untuk bulan Januari, Februari Maret 2026. Juga ada pemberian tali asih kepada 7 orang yang purna tugas (pensiun).
Keriuhan perayaan berlanjut setelah apel pagi dengan digelarnya lomba Stand Up Comedy yang diikuti oleh perwakilan unit kerja. Lomba ini sengaja diadakan untuk memberikan hiburan sekaligus menyegarkan suasana kerja di sela-sela kesibukan melayani pasien. Gelak tawa para pegawai pecah saat para komika amatir membawakan materi-materi lucu seputar kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah sakit.
Sebagai penutup rangkaian acara pagi, RSUD Haji menunjukkan kepedulian sosialnya dengan berbagi kebahagiaan kepada pasien dan keluarga. Pihak manajemen membagikan lima buah tumpeng besar sebagai simbol rasa syukur. Potongan tumpeng dan makanan tersebut didistribusikan secara merata, membawa pesan bahwa keberadaan RSUD Haji selama 33 tahun ini semata-mata adalah untuk melayani dan memberikan kesembuhan bagi masyarakat.Humas Red