Berita
Sinergi Menuju WBBM, RSUD Haji Provinsi Jatim Terima Kunjungan Sharing Knowledge dari RSPAL Dr. Ramelan
SURABAYA - RSUD Haji Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan sharing knowledge dari Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) RSPAL Dr. Ramelan Surabaya pada Jumat, 24 April 2026. Kunjungan ini berfokus pada pertukaran strategi dan inovasi dalam upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sebagai instansi yang telah memiliki pengalaman dalam tata kelola birokrasi yang bersih, RSUD Haji menjadi mitra diskusi yang strategis bagi RSPAL Dr. Ramelan dalam mematangkan persiapan menuju penilaian nasional tahun ini.
Rombongan dari RSPAL Dr. Ramelan yang berjumlah 20 orang dipimpin oleh Kolonel dr. Amir Surya, Sp.M., M.Tr. Hanla, M.H Ketua Bidang Pengawasan disambut langsung oleh. dr. Tauhid Islamy, SpOG, Subsp.K.F.m Direktur RSUD Haji Provinsi Jawa Timur beserta jajaran Tim Pembangunan Zona Integritas rumah sakit. Pertemuan diawali dengan opening meeting yang berlangsung hangat, di mana kedua belah pihak saling memperkenalkan keunggulan sistem pelayanan masing-masing. Pertemuan ini menjadi wadah untuk membedah tantangan serta solusi dalam mengimplementasikan enam area perubahan reformasi birokrasi secara konsisten dan berdampak luas bagi masyarakat.
Setelah sesi pembukaan, agenda dilanjutkan dengan wawancara mendalam antar unit kerja untuk menggali lebih jauh mengenai teknis dokumentasi dan implementasi inovasi di lapangan. Tim RSPAL Dr. Ramelan melakukan dialog intensif terkait manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga penguatan kualitas pelayanan publik. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi tim tamu dalam menyempurnakan indikator-indikator penilaian yang diperlukan untuk mencapai standar WBBM yang ketat.
Kegiatan kemudian diteruskan dengan tinjauan lapangan ke berbagai unit layanan di RSUD Haji guna melihat secara langsung penerapan zona integritas dalam operasional sehari-hari. Rombongan mengamati bagaimana standar pelayanan prima diintegrasikan dengan transparansi dan pengawasan yang kuat di titik-titik krusial pelayanan pasien. Peninjauan ini memberikan gambaran konkret bagi RSPAL Dr. Ramelan mengenai praktik terbaik (best practice) yang dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik layanan di rumah sakit militer tersebut.
Kunjungan ini merupakan langkah krusial bagi RSPAL Dr. Ramelan yang menargetkan untuk meraih predikat WBBM pada tahun 2026. Dengan adanya kolaborasi antar-instansi kesehatan di Surabaya ini, diharapkan tercipta standar pelayanan publik yang semakin berkualitas dan bebas dari praktik korupsi. Semangat berbagi pengetahuan ini menegaskan komitmen bersama institusi pelayanan kesehatan di Jawa Timur untuk terus bertransformasi menuju birokrasi yang lebih bersih, efektif, dan melayani.Humas Red.