Call Center
031-592-4000
Background Image

Artikel

Memahami Hernia Inguinalis dan Tanda Bahayanya

Jumat, 10 Juli 2026 07:48 WIB     Health Info

Oleh dr. Koernia Kartika Utama, SpB

Hernia inguinalis atau yang sering dikenal sebagai “turun berok” adalah kondisi ketika ada bagian dari isi perut yang menonjol ke daerah lipat paha. Isi perut tersebut dapat berupa jaringan lemak atau usus yang keluar melalui celah lemah pada dinding perut bagian bawah.

Keluhan yang paling mudah dikenali adalah adanya benjolan di lipat paha. Pada laki-laki, benjolan ini kadang dapat turun sampai ke kantong buah zakar. Benjolan biasanya lebih jelas saat berdiri, batuk, tertawa kuat, mengejan, atau mengangkat barang berat.

Pada awalnya, hernia dapat terasa ringan, hanya berupa rasa mengganjal, tertarik, atau tidak nyaman di lipat paha. Sebagian orang merasa benjolannya hilang saat berbaring, tetapi muncul lagi saat beraktivitas. Hal ini sering membuat pasien menunda pemeriksaan karena merasa keluhannya belum berat.

Hernia tidak terjadi karena makanan tertentu, bukan karena kurang minum, dan bukan karena hal mistis. Hernia terjadi karena ada kelemahan pada dinding perut, kemudian tekanan dari dalam perut mendorong isi perut keluar melalui bagian yang lemah tersebut.

Tekanan dalam perut dapat meningkat pada orang yang sering batuk lama, sering mengejan karena sembelit, sulit buang air kecil karena gangguan prostat, sering mengangkat beban berat, atau memiliki berat badan berlebih. Pada usia lanjut, jaringan tubuh juga lebih mudah melemah sehingga risiko hernia dapat meningkat.

Pada remaja, hernia bisa muncul terutama bila ada kelemahan bawaan di daerah lipat paha, kemudian dipicu oleh aktivitas berat atau olahraga dengan teknik yang kurang tepat. Karena itu, remaja tetap boleh berolahraga, tetapi perlu menghindari memaksakan beban berlebihan dan membiasakan teknik angkat beban yang benar.

Hal penting yang perlu dipahami adalah hernia tidak bisa sembuh hanya dengan obat, urut, atau dipijat. Obat nyeri hanya membantu mengurangi keluhan sementara, tetapi tidak menutup celah lemah pada dinding perut. Bila hernia menimbulkan keluhan, penanganan definitif biasanya adalah operasi.

Masyarakat perlu berhati-hati bila ada benjolan di lipat paha yang tiba-tiba nyeri hebat, keras, tidak bisa masuk kembali, disertai mual, muntah, perut kembung, tidak bisa buang angin, demam, atau kulit sekitar benjolan berubah merah kehitaman. Ini adalah tanda bahaya karena hernia bisa terjepit dan aliran darah ke usus dapat terganggu.

Bila tanda bahaya tersebut muncul, pasien harus segera dibawa ke IGD dan tidak boleh menunggu sampai besok. Hernia yang terjepit merupakan keadaan gawat darurat karena dapat menyebabkan kerusakan usus dan memerlukan tindakan segera.

Pesan utama dari edukasi ini adalah jangan malu memeriksakan benjolan di lipat paha. Semakin cepat diperiksa, semakin baik penanganannya. Dengan pemeriksaan yang tepat, pasien dapat mengetahui apakah benjolan tersebut benar hernia, apakah masih dapat dipantau, atau sudah perlu dirujuk untuk tindakan lebih lanjut.

Customer Service