Call Center
031-592-4000
Background Image

Berita

Wujudkan Layanan Bersih Bebas Pungli, RSUD Haji Jatim Gebrak Ruang Rawat Jalan Lewat Inovasi 'Gatotkaca Miber'

Rabu, 29 Juli 2026 14:05 WIB     Ragam Kegiatan

SURABAYA – RSUD Haji Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menggelar penyuluhan Anti-Korupsi pada Rabu pagi (29/07/2026). Kegiatan yang dilaksanakan sekali dalam tiap bulanini menjadi langkah nyata rumah sakit dalam mengedukasi masyarakat serta memperkuat integritas pelayanan publik.

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB tersebut, UPG RSUD Haji memboyong inovasi unggulannya yang bertajuk "Gatotkaca Miber" (Gerakan Tolak Gratifikasi Menuju RSUD Haji Bersih dari Korupsi). Inovasi ini dihadirkan sebagai sarana edukasi interaktif untuk menegaskan tolakan keras terhadap segala bentuk gratifikasi, suap, maupun pungutan liar di lingkungan rumah sakit.

Suasana Ruang Rawat Jalan yang menjadi pusat pelaksanaan acara tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak kurang lebih 200 orang, yang terdiri dari para pasien, keluarga pasien, hingga pengunjung rumah sakit, antusias menyimak materi penyuluhan yang disampaikan secara komunikatif dan persuasif. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya peran masyarakat dalam mendukung budaya penolakan gratifikasi demi terwujudnya pelayanan yang adil.

Kegiatan strategis ini dikomandani langsung oleh Masrur, SHI, MH, selaku pimpinan tim kolaborasi dari UPG dan Hukum dan Humas (Hukmas) RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Bersama timnya, Masrur menjelaskan bahwa budaya anti-korupsi tidak hanya harus ditanamkan kepada internal tenaga medis dan staf, tetapi juga perlu dipahami oleh masyarakat luas sebagai pengguna layanan agar sinergi pencegahan dapat berjalan optimal dengan tidak menggoda pemberian Gratifikasi.

Melalui sosialisasi "Gatotkaca Miber" ini, RSUD Haji Provinsi Jawa Timur berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan mempertahankan standar pelayanan kesehatan prima yang berintegritas tinggi. Langkah preventif semacam ini diharapkan mampu menginspirasi instansi pelayanan publik lainnya di Jawa Timur untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan akuntabel. Humas Red.

Customer Service